Minggu, 07 Desember 2008

Membacakan Puisi

Membacakan puisi ini juga ditangani oleh Pak Ucok. Kami diminta untuk menuliskan puisi karya seseorang yang telah ditetapkan siapa, kemudian membacakannya di depan kelas. Saya sendiri menuliskan puisi karya Sutardji Calzoum Bachri dengan judul 'Jadi' berikut ini adalah puisinya:
Tidak setiap derita jadi luka
Tidak setiap sepi jadi duri
Tidak setiap tanda jadi makna
Tidak setiap jawab jadi sebab
Tidak setiap seru jadi mau
Tidak setiap tangn jadi pengang
Tidak setiap kabar jadi tahu
Tidak setiap luka jadi kaca
Memandang Kau pada wajahku
Tidak hanya itu, kami juga diminta untuk mengubahnya menjadi parafrase, dan memberinya jeda untuk setiap kalimatnya.

Tidak ada komentar: